Info CPNS 2017 Jalur Umum, Info CPNS 2017 Jalur Honorer, Info Formasi CPNS 2017, Info Pendaftaran CPNS 2017, Info Syarat Pendaftaran CPNS 2017.

Kamis, 29 Juni 2017

Pengumuman Rekrutmen Umum PLN Tingkat Pelaksana Tahap 1 Tahun 2017 Jenjang Pendidikan SMA/SMK.

Sahabat pembaca Info CPNS 2017-208-2019, sudah tahukah anda bahwa ada lowongan kerja PLN untuk jenjang SMA/SMK. Adapun waktu pendaftaran 22 Juni 2017 - 14 Juli 2017. Adapun lokasi pendaftaran ada sebanyak 27 lokasi yaitu, Tanjung Pinang, Pekanbaru, Pontianak, Yogyakarta, Banda Aceh, Jayapura, Mamuju, Banjarmasin, Ternate, Ambon, Medan, Palu, Gorontalo, Timika, Manokwari, Manado, Merauke, Denpasar, Surabaya, Jakarta, Ende, Padang, Kupang, Kendari, dan Makassar.


Berita ini bersumber dari Rekrutmen PLN.
Share:

Senin, 26 Juni 2017

PENDAFTARAN NUSANTARA SEHAT INDIVIDUAL PERIODE I TAHUN 2017 (BATCH I)

Sahabat pembaca info CPNS 2017-2018-2019, sudah tahukah anda bahwa Kementerian Kesehatan memberikan kesempatan bagi Putra dan Putri terbaik Bangsa untuk bergabung menjadi Tenaga Kesehatan Nusantara Indivudual Periode I Tahun 2017.
                                                                                 
 Pengumuman Resmi DISINI


Berita ini bersumber dari NUSANTARA SEHAT.





Share:

Rabu, 21 Juni 2017

Lowongan CPNS untuk Hakim, Petugas Lapas dan Imigrasi Tunggu Pengumuman Resmi dari Website menpan.go.id

Sahabat pembaca Info CPNS 2017 - 2018 - 2019, sudah tahukah anda bahwa pemerintah tahun ini akan membuka lowongan CPNS untuk tiga bidang khusus, yakni hakim, petugas lapas, dan petugas imigrasi. Sementara untuk PNS dengan kualifikasi umum seperti petugas administrasi, moratorium CPNS masih diberlakukan.

"Formasi yang akan dibuka itu, yang sudah keluar izin prinsipnya, calon hakim, intansinya MA. Kemudian petugas lapas dan imigrasi untuk kementerian hukum dan ham. Itu pun sama sudah dikeluarkan izin persetujuan prinsi formasinya," ungkap Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB, Herman Suryatman, saat ditemui di kantornya, Jakarta, Rabu (21/6/2017).

Herman mengatakan, izin prinsip dari tiga bidang khusus tersebut telah diterbitkan oleh Menpan RB, Asman Abnur. Setelah itu proses teknis dari pelaksanaan seleksi CPNS akan segera dimulai secepatnya.

"Diperkirakan ketiga itu dimulai Juli ini, tapi tunggu saja pengumuman resminya dari instansi yang bersangkutan, termasuk dari Menpan.go.id nanti kita akan publish," kata Herman.

Lebih lanjut Herman mengimbau agar masyarakat tidak mempercayai informasi yang disebarkan dari berbagai pihak yang tidak resmi. Dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk mengakses informasi resmi dari pemerintah. 

"Yang jelas jangan percaya terhadap portal yang bukan official. Jadi kalau ingin tahu jadwal pengenaan CPNS dan sebagainya silahkan update di Menpan.go.id atau di portal instansi yang bersangkutan, atau di BKN.go.id, di luar itu abaikan saja," kata Herman.

"Karena kalau ada indikasi penipuan, yang menyampaikan seolah-olah ada pengadaan CPNS, kemudian ada yang menawari ujung-ujungnya meminta sesuatu materi akan membantu mengangkat jadi CPNS, tapi minta sejumlah uang, itu patut diduga penipuan. Kalau yang resmi tidak dipungut biaya sama sekali," imbaunya.

Berita ini bersumber dari Detik.
Share:

Rabu, 14 Juni 2017

Pemerintah Hanya Buka CPNS Lewat Formasi Khusus

Sahabat pembaca Info CPNS 2017 - 2018 - 2019, sudah tahukah anda bahwa hingga saat ini pemerintah hanya menerima calon pegawai negeri sipil (CPNS) dengan formasi khusus. Kepala Biro Hukum Komunikasi dan Informasi Publik Herman Suryatman menegaskan untuk saat ini pemerintah masih konsisten melakukan moratorium dan penataan PNS. Hanya saja terdapat penerimaan CPNS yang berasal dari formasi khusus yang sesuai dengan program prioritas Nawacita Presiden Joko Widodo.

Herman menjelaskan formasi khusus yang dibuka seperti Guru Garis Depan yang nantinya ditugaskan untuk mengajar di wilayah terluar dan terpencil di seluruh wilayah Indonesia. Hal tersebut dilakukan mengingat masih banyak daerah di pedalaman yang kurang tersentuh pendidikan. Nantinya guru tersebut diberi jangka waktu untuk menetap di wilayah tersebut hingga beberapa tahun mendatang. 

Penerimaan CPNS dari formasi khusus selanjutnya adalah penyuluh pertanian, karena memang tidak dapat dipungkiri keberadaan penyuluh pertanian sangat penting untuk mendorong petani meningkatkan produktivitasnya. Kemudian ada dokter dan bidan PTT Kementerian Kesehatan yang jumlahnya masih dirasa kurang untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

"Hingga saat ini pemerintah tetap konsisten melakukan moratorium, namun terdapat beberapa penerimaan CPNS yang berasal dari formasi khusus. Formasi tersebut bisa dikatakan khusus karena hanya orang yang memiliki keahlian tertentu yang dapat mengisi formasi tersebut, contohnya seperti GGD, dokter dan bidan PTT Kemenkes, lalu penyuluh pertanian," ujarnya, Rabu (14/06).

Selanjutnya ia mengatakan formasi khusus lainnya yang dibuka adalah formasi yang ada di lingkup Kementerian Hukum dan HAM seperti penjaga lapas dan imigrasi. Hal tersebut dirasa penting mengingat jumlah warga binaan yang ada setiap lapas cukup banyak namun SDM penjaga lapas terbilang sedikit. Kemudian petugas imigrasi untuk mengantisipasi jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia yang terus meningkat.

Selanjutnya calon hakim, merupakan formasi khusus yang disetujui oleh Kementerian PANRB. Hal itu menimbang jumlah hakim baik di pusat maupun di daerah yang jumlahnya masih sedikit. Setidaknya ada sekitar 1.684 calon hakim yang disetujui oleh Menteri PANRB Asman Abnur. 

Berkenaan dengan hal tersebut disampaikan, hingga kini penerimaan CPNS dari jalur umum belum dibuka. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut, masyarakat dapat memperoleh informasi dari instansi terkait. "Jangan sampai terkecoh informasi tidak benar atau hoax. Kalau ingin tau perkembangan, silahkan konfirmasi langsung ke kami atau up date melalui menpan.go.id," pungkas Herman.

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Hasil Seleksi GGD Akan Segera Diumumkan

Sahabat pembaca Info CPNS 2017 - 2018 - 2019, sudah tahukah anda bahwa setelah kurang lebih 9 bulan lamanya hasil seleksi Guru Garis Depan (GGD) akan segera diumumkan. Kepala Biro Hukum Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB, Herman Suryatman, mengatakan bahwa proses verifikasi dan validasi data sudah dilaksanakan dan penetapan kebutuhannya sudah diselesaikan.

“Alhamdulillah penetapan kebutuhan PNS dari program GGD dan hasil Seleksi Kompetensi Dasarnya sudah disampaikan dari Kementerian PANRB ke Kemendikbud. Rencananya hari Jum'at dan Sabtu minggu ini oleh Kemendikbud akan diserahkan kepada para Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) Daerah. Harapannya minggu depan semua PPK Daerah sudah mengumumkan," ujar Herman ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/06).

Total yang lulus seleksi kompetensi dasar berjumlah 6.296 orang. Dari jumlah tersebut ada 40 orang yang usianya di atas 35 tahun. “Peserta yang lulus ada 6.296 orang, sekitar 40 orang yang usianya diatas 35 tahun. Penyelesaiannya nanti disesuaikan dengan peraturan perundang-undangan,” kata Herman.

Dijelaskan, jumlah GGD tersebut tersebar di 93 kabupaten dan 14 provinsi. "Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar. Seluruh peserta nantinya akan ditempatkan di daerah terdepan, terluar, tertinggal dan terpencil di segenap pelosok nusantara," ungkapnya. Selain itu ditegaskan bahwa, seluruh proses pemberkasan sampai dengan terbitnya persetujuan NIP dari BKN tidak dipungut biaya apapun. 

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Selasa, 06 Juni 2017

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengusulkan rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebanyak 17.500 kursi untuk tahun depan.

Sahabat pembaca Info CPNS 2017 - 2018 - 2019, sudah tahukah anda bahwa Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengusulkan rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebanyak 17.500 kursi untuk tahun depan. Sebagian besar atau 14 ribu kebutuhan pegawai itu untuk tenaga pengamanan di dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas).

“Tenaga pengamanan lapas itu untuk tamatan SMA. Usulan ini sudah direspon Presiden dan Kementerian PANRB karena persoalan itu salah satunya akibat moratorium,” ujar Yassona usai peresmian Pondok Pesantren At Taubah di Lapas Klas I Lowokwaru, Malang, Jawa Timur, Senin (5/6/2017).

Kekurangan pegawai dan kelebihan kapasitas penghuni lapas selalu menjadi persoalan di seluruh lapas. Jika nanti kekurangan pegawai itu bisa dipenuhi, menurut Yassona tidak boleh lagi ada alasan kekurangan tenaga. Namun tenaga baru itu harus tetap dilatih dan dibimbing lebih dahulu.

Berita ini bersumber dari Liputan6.
Share:

Facebook Page

Pesan Sponsor

Statitsik Blog

Diberdayakan oleh Blogger.